Business Development Services / Layanan Pengembangan Usaha

Link Asosisasi:

 

Mewujudkan Usaha Kecil dan Menengah yang Tangguh, Mandiri dan Berdaya Saing

 

Profil Asosiasi BDS Indonesia

 

 

LATAR BELAKANG

Posisi UKM sangat penting dalam mencapai pertumbuhan ekonomi dan kesempatan kerja yang lebih tinggi, mengurangi kemiskinan, serta memenuhi sasaran-sasaran sosial lainnya. Untuk mewujudkan hal itu diperlukan prasyarat dalam memperbaiki kinerja UKM, seperti sebuah lingkungan kebijakan yang kondusif bagi persaingan usaha, akses terhadap jasa-jasa keuangan dan non-keuangan, serta perluasan pasar bagi jasa-jasa dan produk-produk UKM. Workshop pelaksanaan program BDS (Business Development Services) pada tanggal 21-23 Agustus 2001 di Jakarta telah mengawali bergulirnya upaya sadar membangun kesiapan dan peranserta masyarakat dalam mengembangkan kinerja UKM. Hal ini didorong oleh fakta bahwa dukungan pemerintah terhadap UKM selama ini tidak berjalan optimal, yang disebabkan oleh: relevansi terhadap pembinaan terbatas (lebih bersifat supply driven); jangkauan sasaran terbatas; dan tidak berkesinambungan.

Keberadaan dan peran BDS di Indonesia relatif masih baru. Sebagai suatu pasar yang menyediakan beragam jasa-jasa berkualitas tinggi yang memenuhi kebutuhan-kebutuhan dari mayoritas UKM dengan biaya yang wajar, keberadaan BDS masih harus terus ditumbuhkan. Sangat diperlukan adanya sosialisasi, koordinasi, penguatan kelembagaan, pengembangan produk, peningkatan kualitas konsultan BDS, serta pengembangan pasar BDS yang terencana dan berkelanjutan. Hal tersebut telah memunculkan inisiatif peserta workshop untuk membentuk Pokja BDS. Kegiatan pertama Pokja BDS adalah mengadakan acara dialog dan diskusi di Surabaya pada tanggal 5-6 Oktober 2001 dengan menghasilkan analisa SWOT BDS di beberapa daerah. Kemudian ditindak lanjuti dengan acara konsolidasi BDS yang berlangsung di Yogyakarta pada tanggal 2-3 Nopember 2001, yang merumuskan diperlukan adanya konsorsium BDS guna mempercepat upaya terbentuknya jaringan nasional BDS sebagai langkah strategis untuk memajukan, mengembangkan dan memandirikan BDS.

Keinginan tersebut direalisasikan pada forum pertemuan pendahuluan konferensi nasional BDS Indonesia pada tanggal 18-19 Mei 2002 di Surakarta, yang telah menetapkan kerangka dasar organisasi dan program kerja. Akhirnya pada konferensi nasional BDS yang diadakan pada tanggal 27-30 Mei 2002, peserta konferensi sepakat membentuk Asosiasi yang diberi nama Asosiasi BDS Indonesia.

VISI

 MISI

AZAS

Profesionalisme, amanah, kejujuran, keadilan, kebersamaan, keterbukaan dan kerakyatan.

 SIFAT

Terbuka, independen dan non partisan.

 FUNGSI

Sebagai wahana komunikasi, informasi, representasi, konsultasi, fasilitasi dan advokasi antar BDS dan UKM Indonesia untuk mewujudkan UKM yang maju sehingga tercapai kesejahteraan pelaku UKM dan perbaikan perekonomian nasional.

KEANGGOTAAN

Terbuka, dan bersifat sukarela.

MITRA STRATEGIS

Untuk mewujudkan visi dan misinya, BDS Indonesia sedang dan akan terus mengembangkan kemitraan strategis dengan:

Home | Tentang Kami |Kontak Kami | ©2006 ADHIKARA Business Center